Sat. Sep 26th, 2020

FIFABR

Artikel Kesehatan Olahraga

Total Positif Corona 4 Orang, 11 Pasien Suspect Dalam Pemantauan

3 min read

Kementerian Kesehatan mengumumkan dua kasus baru positif corona di Indonesia. Dua kasus baru ini disebut sebagai kasus 3 dan kasus 4. Dengan tambahan dua kasus baru ini, maka kini ada 4 orang positif corona di Indonesia. Dua kasus terbaru ini merupakan kelanjutan dari dua kasus sebelumnya, yakni kasus 1 dan kasus 2.

"Kita dapatkan dua orang confirm sebagai kasus 3 dan 4," kata Jubir penanganan virus corona di Indonesia, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020). Yuri menjelaskan, dua kasus baru ini merupakan bagian dari tamu di tempat yang sama dengan warga Depok yang terlebih dulu dinyatakan positif corona. Namun Yuri tak merinci tempat yang dimaksud. Ia hanya menjelaskan dua orang ini termasuk dari 80 orang yang berada di dalam satu acara dan kontak dengan kasus satu positif corona.

Sebelumnya, sempat disebut bahwa kasus pertama tertular virus dari perempuan warga negara Jepang dalam sebuah pesta dansa di restoran di Jakarta. "Kita melakukan penelusuran mencari, kemudian mengidentifikasi, orang orang yang kontak dengan dua kasus yang pertama," lanjutnya. Dari 80 orang itu, kemudian ditelusuri oleh Dinkes DKI, kepolisian dan BIN, lalu dikerucutkan lagi yang berada di ruangan dengan kasus 1 saat itu, dan didapati 20 orang.

"Pada awalnya data yang kami terima ada 80 orang yang berada di tempat itu, pada saat event itu berlangsung 80 ini gabungan terdiri dari tamu dan pegawai," jelasnya. 80 orang ini termasuk tukang parkir dan juru masak di tempat tersebut. Namun setelah itu dilakukan pengerucutan oleh Dinkes DKI, sehingga yang dipantau ketat 20 orang.

"Dari 80 dikecilkan, karena sama sekali tidak berada di ruangan itu. Sepanjang kegiatan di luar. Misalnya tukang parkir, juru masak tidak masuk sehingga dikerucutkan 20. Kepada 20 orang ini dilakukan pendalaman seketat ketatnya," ungkap dia. Dinkes DKI kemudian mengerucutkan 20 orang menjadi 7 orang. Mereka ini yang diisolasi di RSPI Sulianti Saroso karena menunjukkan gejala influenza.

"Dari 20 ini oleh Dinkes DKI dikerucutkan jadi 7 orang. Dan 7 orang ini yang dibawa semuanya ke RSPI dan kita observasi, kita isolasi. Dilakukan serangkaian pemeriksaan. Karena 7 orang ini memiliki gejala fisik yang ke arah influenza," jelas dia. "Meski tidak satupun yang influenza berat, ringan dan sedang sedang saja. Jadi kalau panas enggak tinggi, pilek sedikit sedikit. Kita lakukan pemeriksaan dan 7 orang ini tidak masuk kategorisasi yang bersamaan," sambungnya. Dari 7 itu kemudian dikirim spesimennya. Hasilnya, dua orang dinyatakan positif corona.

"Kita periksa dari 7 orang ini kita dapatkan positif, sebagai kasus ketiga dan keempat," ungkap Yuri. "Dua orang positif corona itu tidak satu rumah. (Usianya) antara 33 dan 34 tahun," ujarnya soal usia dua pasien baru. Usia pasien memang diperkenankan untuk diketahui, namun tidak boleh mengumumkan nama, termasuk inisial, alamat, dan identitas lainnya terkait pasien.

Yuri menyebut keduanya warga Indonesia. Mereka terinfeksi virus corona karena kontak dengan kasus 1 dalam acara di Jakarta. "Ada kontak dekat dengan nomor 1 dan 2," tuturnya. Dua pasien baru yang positif corona itu kini diisolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta.

Menurut Yuri, pasien kasus 3 dan kasus 4 ini mengeluh sakit pilek, namun keduanya mengeluh sesak napas. "Kondisi 3 dan 4 dapat laporan terakhir, suhu badannya masih sekitar 37,6 satu lagi 37,7 lah kurang lebih masih ada keluhan batuk pilek tapi tak ada keluhan sesak napas sehingga kita berharap kondisi ini bisa kita intervensi agar dalam waktu dekat bisa jadi lebih baik," kata Yuri. Selain 4 orang yang sudah dinyatakan positif corona, Yuri menyebut kini masih ada 11 pasien suspect corona yang dalam pemantauan.

"13 (pasien suspect corona per Jumat pagi), sudah dikurangi dua," ucap Yuri. Ia menjelaskan, pasien suspect corona ini tersebar dari beberapa klaster. Termasuk dari satu orang kru kapal Diamond Princess dan di Bandung. "Suspect termasuk dari Diamond Princess ada satu. Kemudian di Bandung masih ada satu kita tracking, masih suspect. Kalau positif kita pasti tracking yang lain," jelasnya.

Satu kru kapal Diamond Princess semestinya ikut diobservasi di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu. Namun beberapa hari sebelum dipindahkan, kru tersebut mengeluh batuk, sehingga harus dirujuk di RSUP Persahabatan. Sementara pasien suspect corona di Bandung kini masih dirawat di RS Paru Rotinsulu.

Ia memiliki riwayat bepergian ke Arab Saudi untuk umrah. Pasien itu sempat memiliki gejala flu, demam, dan batuk. Meski begitu, kini kondisinya sudah mulai membaik. Sementara 5 orang suspect lainnya berasal dari klaster dua warga Depok yang sudah dinyatakan positif corona sebelumnya. Orang itu kini dalam pemantauan.

"Kita masih menunggu kondisi fisiknya bagus, kan masih ada yang batuk pilek. Masih kelompok suspect. Kalau kita pelajari beberapa kasus di beberapa negara seperti Vietnam, itu bisa sampai periksa 7 kali pemeriksaan negatif, yang ke 8 positif," ungkap Yuri. "Diikuti harus day by day, kita harus berhati hati. Kita tak gegabah demikian kita lepas atau pulangkan, karena malah jadi subklaster baru jika positif," ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.