Thu. Oct 1st, 2020

FIFABR

Artikel Kesehatan Olahraga

Kondisi Tim & Susunan Pemain H2H Tanggapan Pelatih Prediksi Inter Milan vs Shakhtar Donetsk

4 min read

Simak ulasan prediksi pertandingan antara Inter Milan kontra Shakhtar Donetsk dalam laga semifinal Liga Eropa musim 2019/2020. Inter Milan dijadwalkan akan berhadapan dengan Shakhtar Donetsk untuk memperebutkan tiket final Liga Eropa, Selasa (18/8/2020). Pertandingan Inter Milan versus Shakhtar Donetsk juga dapat anda saksikan secara langsung melalui tayangan SCTV pukul 02.00 WIB.

Baik Inter Milan dan Shakhtar Donetsk sama sama mengusung misi wajib menang untuk memastikan satu tiket berlaga di partai puncak Liga Eropa musim ini. Performa impresif yang tengah dilakoni keduanya akan membuat jalannya pertandingan antara Inter Milan lawan Shakhtar Donetsk dipastikan berjalan menarik. Apalagi baik Inter Milan dan Shakhtar Donetsk merupakan dua tim yang sudah kenyang berlaga di kompetisi Eropa.

Pemenang laga tersebut dipastikan akan berjumpa dengan Sevilla di partai final Liga Eropa musim ini. Seusai tersingkir dari babak penyisihan grup Liga Champions, Inter Milan perlahan namun pasti mampu membuktikan kualitas terbaiknya. Inter Milan sendiri datang ke pertandingan semifinal setelah hanya menelan satu kekalahan saja dari 16 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.

Rinciannya tim asuhan Antonio Conte mampu mengemas 10 kemenangan, 5 hasil imbang, dan satu kekalahan dalam 16 laga pamungkas. Termasuk keberhasilan mereka meraih lima kemenangan dalam enam pertandingan terakhir. Rentetan hasil memukau tersebut tentu akan membuat pasukan Nerazzurri cukup percaya diri untuk menyegel tiket ke final.

Apalagi Inter Milan menjadi salah satu tim favorit yang berpeluang besar menjadi juara Liga Eropa musim ini. Walaupun demikian, Inter Milan tidak boleh terlena mengingat Shakhtar Donetsk juga bukanlah tim yang bisa diremehkan begitu saja. Tim asal Ukraina itu mampu tampil cukup bagus, terbukti ia mampu menyingkirkan Basel dengan skor 4 1 di fase sebelumnya.

Luis Castro yang menjadi pelatih Shakhtar Donetsk diharapkan bisa membawa timnya tersebut mengulangi kesuksesan menjuarai Liga Eropa 2009 silam. Shakhtar Donetsk tercatat pernah berlaga di partai puncak Liga Eropa tepatnya pada musim 2008/2009. Tim asal Ukraina itu berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Werder Bremen di partai final pada musim tersebut.

Kenangan manis itu tentunya diharapkan kembali bisa terulang dalam gelaran Liga Eropa musim ini. Jika Inter Milan memiliki sosok Romelu Lukaku yang telah menggelontorkan total 31 gol di semua kompetisi musim ini. Shakhtar Donetsk juga memiliki juru gedor andalan dalam pundak Junior Moraes yang telah mengemas 25 gol pada musim 2019/2020.

Pertarungan antara Romelu Lukaku dan Junior Moraes akan menjadi salah satu duel yang paling dinanti dalam laga tersebut. Antonio Conte selaku pelatih Inter Milan secara terbuka menyampaikan bahwa dirinya sangat berhasrat untuk bisa mempersembahkan trofi perdana kepada tim asuhannya saat ini. Pelatih asal Italia itu membidik trofi Liga Eropa sebagai gelar pertama yang sebisanya ia persembahkan kepada Inter Milan.

Apalagi Inter Milan sudah gagal mendulang gelar juara di kancah liga domestik baik Serie A maupun Coppa Italia. Alhasil kompetisi Liga Eropa menjadi peluang emas bagi Conte untuk mewujudkan ambisi besarnya tersebut. Conte juga sempat mengutarakan janjinya untuk bisa membawa timnya merengkuh gelar juara Liga Eropa musim ini.

"Saya akan melakukan segalanya dengan kekuatan saya, kami disini bersama para pemain muda untuk menjadi yang terbaik," ujar Conte kepada Sky Sport Italia, beberapa hari yang lalu. "Maka tidak dapat dihindari bahwa ada orang lain yang ingin mencuri gagasan kita, tetapi kami harus bisa mengambil langkah demi langkah," tambahnya. Setelah gagal meraih gelar juara dalam ajang Liga Italia dan Coppa Italia, Conte menegaskan kompetisi Liga Eropa terasa sangat penting baginya.

"Saya pikir Liga Eropa adalah kompetisi yang sangat penting bagi semua orang terutama bagi kita," jujur eks pelatih Chelsea. "Kami harus bermain baik seperti apa yang pernah dikatakan sang kapten bahwa kami tidak ingin menyesal," harap Conte. Sementara itu, Luis Castro selaku pelatih Shakhtar Donetsk mengungkapkan dirinya sedang berusaha untuk bisa fokus membawa timnya melenggang ke final.

Walaupun ia menyadari hal itu bukan perkara yang mudah untuk diwujudkan, apalagi ada sosok Conte di kubu lawan. "Kami tenang, fokus dan ingin mencapai final," harap Luis Castro dilansir Football Italia. "Antonio Conte memiliki pendekatan permainan yang sangat kompleks, kami tahu ini akan sulit, tetapi juga Inter Milan sangat sadar akan berhadap lawan yang tangguh,".

"Kami tahu siapa kami, jadi kami hanya perlu membuktikan DNA kami di lapangan, saya yakin kami bisa memberikan yang terbaik," tegasnya. Laga nanti dipastikan akan menjadi pertemuan pertama Antonio Conte dengan Luis Castro sebagai seorang pelatih. (25/08/2005) Inter Milan 1 1 Shakhtar Donetsk

(11/08/2005) Shakhtar Donetsk 0 2 Inter Milan (11/08/2020) Inter Milan 2 1 Bayer Leverkusen (06/08/2020) Inter Milan 2 0 Getafe

(02/08/2020) Atalanta 0 2 Inter Milan (29/07/2020) Inter Milan 2 0 Napoli (26/07/2020) Genoa 0 3 Inter Milan

(12/08/2020) Shakhtar Donetsk 4 1 Basel (05/08/2020) Shakhtar Donetsk 3 0 Wolfsburg (29/07/2020) Shakhtar Donetsk 2 0 Veres Rivne

(26/07/2020) Shakhtar Donetsk 4 1 Polessya (19/07/2020) Oleksandria 2 2 Shakhtar Donetsk Samir Handanovic; Diego Godin, Stefan de Vrij, Alesssandro Bastoni; Danilo D'Ambrosio, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic, Ashley Young, Christian Eriksen; Lautaro Martinez, Romelu Lukaku

Andriy Pyatov; Dodo, Sergey Krivtsov, Valerii Bondar, Mykola Matvyenko; Marcos Antonio, Taras Stepanenko; Marlos, Alan Patrick, Taison; Junior Moraes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.