Sat. Sep 26th, 2020

FIFABR

Artikel Kesehatan Olahraga

JPU Jepang Hanya Terima Uang Pensiun Rp 8 Miliar Mengundurkan Diri Usai Ketahuan Main Judi Mahyong

4 min read

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jaksa Tinggi Tokyo, Hiromu Kurokawa (63) hanya menerima uang pensiun sebesar 59 juta yen atau setara Rp 8 miliar. Padahal seharusnya dia menerima 67 juta yen atau sekitar Rp 9 miliar. Dalam sidang Komite Kehakiman Dewan Perwakilan Rakyat Jepang, Selasa (26/5/2020) Menteri Kehakiman Masako Mori mengungkapkan hal tersebut.

"Jaksa tinggi Kurokawa, memiliki masa kerja selama 37 tahun yang mengundurkan diri akibat game mahyong. Dia memiliki uang pensiun sekitar 59 juta yen. Karena dia pensiun sesuai dengan kebijaksanaannya sendiri, maka akan mengurangi biaya sekitar 8 juta yen dari sekitar 67 juta yen ketika dia pensiun," kata Menteri Masako Mori. Pada konferensi pers tanggal 25 Mei kemarin, Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan, "Saya sadar bahwa tunjangan pensiun akan berkurang sesuai dengan tindakan penasihat." Keputusan uang juga sebagai hasil dari diskusi dengan para penasihat ahli di Kementerian Kehakiman Jepang.

Seperti diberitakan sebelumnya, uang pensiun jaksa tinggi penuntut umum (JPU) di Jepang diperkirakan 70 juta yen atau sekitar Rp 9,6 miliar, disamping menerima uang gaji bulan terakhir sekitar 680.000 yen sebulan atau sekitar Rp 93,5 juta. "Kalau menurut saya uang pensiunnya akan mencapai sekitar 70 juta yen plus gajinya bulan Mei apabila Hiromu Kurokawa mendapatkannya nanti," kata mantan JPU Jepang, Takayuki Osaha di TV Asahi, Jumat (22/6/2020). Hiromu Kurokawa, Jaksa Agung Tinggi Tokyo (63), mulai Jumat (22/5/2020) efektif pensiun dini (surat pengundurkan diri diterima PM Jepang kemarin) setelah ketahuan bermain taruhan Mahyong dengan 2 wartawan surat kabar Jepang (Asahi, Yomiuri dan Sankei).

Di masa lalu, ada kasus di mana penghibur dan pegawai negeri sipil ditangkap oleh polisi karena dicurigai berjudi, dan ada kemungkinan bahwa Kurokawa bisa menjadi kasusnya. Namun seorang pejabat eksekutif investigasi mengatakan, "Sulit untuk membuat kasus." Mengenai taruhan Mahyong, bakat dan kartunis Norihi Ebiko ditangkap pada tahun 1998 oleh Departemen Investigasi Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo divisi 4 (pada waktu itu) di sebuah toko Mahyong di Shinjuku ku, Tokyo.

Pada 2013, Polisi Perfektur Aichi mengajukan dokumen enam polisi dari perfektur yang bertaruh Mahyong di tempat kerja, dan dua dari mereka menerima perintah denda 100.000 yen. Menurut Asahi Shimbun, Kurokawa bertaruh uang tunai dengan karyawan perusahaannya, reporter Sankei Shimbun, dan wakil direktur bulan Mei ini untuk bertaruh uang tunai dan bermain Mahyong. Jika itu benar, ada kemungkinan merupakan kejahatan perjudian, dan hukum pidana menetapkan bahwa "denda maksimal 500.000 yen".

Asahi Shimbun mengumumkan bahwa setiap kemenangan/kerugian adalah beberapa ribu yen hingga 20.000 yen per orang. Laporan Asahi mengungkapkan permainan dengan Kurokawa bersama 3 wartawan Jepang dan sudah dilakukan 4 kali tanggal 13 dan 20 Mei 2020. Namun laporan Menteri Kehakiman Jepang Masako Mori menyebutkan tanggal 1 dan 13 Mei 2020 dengan 2 wartawan Jepang.

Penyelidik harus menyelidiki secara rinci dengan mencari tahu siapa yang bertaruh dalam situasi apa dan berapa banyak pelaku maupun uang yang dipertaruhkan. Eksekutif investigasi lain menjelaskan bahwa adalah umum untuk mencari tahu di tempat judi dengan gangster di belakang seperti kasino gelap. "Dia berhati hati tentang kasus ini dengan hanya bertaruh sederhana Mahyong," tambahnya.

Perjudian di Jepang umumnya terkait dengan kalangan mafia Jepang (yakuza) sehingga kemungkinan tersebut juga ikut dipikirkan para penyidik kepolisian Jepang saat ini. Apabila Kurokawa dibuang (shobun) biasa, dia tetap saja dapat uang pensiun. Tetapi kalau dilakukan pemecatan (tidak dengan hormat) tidak dapat uang pensiun. Sedangkan kasus judi menggunakan uang proses tindak pidana seharusnya berjalan terus dengan hukuman denda ratusan hingga jutaan yen, tergantung kasus judinya.

Jaksa Tinggi Penuntut Umum Tokyo, Hiromu Kurokawa (63) mengakui melakukan judi mahjong dengan wartawan Sankei Shimbun dan karyawan Asahi Shimbun pada awal Mei ketika diumumkan status darurat nasional terkait penyebaran virus corona. Kurokawa mengakui bahwa ia membuat taruhan Mahjong dalam penyelidikan pemeriksaan oleh Departemen Kehakiman setelah dilaporkan pada tanggal 20 Mei 2020. Kurokawa membocorkan pengunduran diri kepada orang yang bersangkutan.

Menteri Kehakiman Masako Mori mendapat laporan konten investigasi ke kediaman resmi pada hari yang sama. Dengan situasi ini, pemerintah diharapkan mempertimbangkan pengunduran diri Kurokawa. Ada panggilan dari partai partai yang berkuasa dan oposisi untuk pengundurkan diri Kurokawa.

Pemerintah dan partai yang berkuasa pada tanggal 18 Mei 2020 sebenarnya ingin meresmikan RUU amandemen kantor kejaksaan yang memungkinkan usia pensiun jaksa diperpanjang sesuai dengan kebijaksanaan pemerintah. Namun tertunda karena mendapat tentangan dari banyak pihak termasuk dari Asosiasi Pengacara Jepang. RUU perpanjangan usia jaksa tersebut pada awalnya berfokus kepada Kurokawa, seorang jaksa tinggi Jepang yang sangat senior memiliki banyak pengetahuan di banyak kasus besar di Jepang termasuk kasus terdakwa Carlos Ghosn mantan bos Nissan Motor yang kabur ke luar Lebanon saat ini.

Perhatian masyarakat Jepang akhir akhir ini difokuskan pada Kurokawa, yang merupakan akar dari masalah ini. Kurokawa mengatakan kepada orang orang di sekitarnya bahwa dia "bertanggung jawab sebagai akibat dari kebingungan Diet (parlemen) karena personelnya sendiri." Sementara itu perusahaan Asahi Shimbun yang mengakui karyawannya bermain mahyong sedang melakukan penyelidikan internal lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Jika benar melakukan judi (terkait uang) mahjong, maka ancaman hukuman cukup berat di Jepang. Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.