Thu. Sep 24th, 2020

FIFABR

Artikel Kesehatan Olahraga

Ibu Hamil Ingin Berpuasa? Ikuti Rambu Aman Ini Ya

1 min read

Ibu hamil tak dilarang untuk ikut menjalani ibadah puasa Ramadan. Karena mengingat puasa merupakan salah satu ibadah wajib yang dijalankan umat muslim sepanjang Ramadhan. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) RSU Bunda Margonda Depok, dr. Huthia Andriyana, Sp.OG, menjelaskan pada intinya, berpuasa aman bagi ibu hamil (bumil).

Dokter lulusan 2015 Universitas Indonesia dengan spesialis Obstetri & Ginekologi ini menjelaskan manfaat puasa bagi bumil. Menurut dr. Huthia, apabila kondisi bumil mampu, maka dianjurkan berpuasa. Hanya saja, puasa bisa menjadi pengecualian bagi ibu hamil, karena beberapa faktor resiko pastinya. Jika bumil tidak mampu atau tidak memungkinkan, jangan memaksa berpuasa.

"Sebaiknya kontrol dulu ke dokter kandungan untuk memastikan kesehatan ibu dan janin," kata dr. Huthia di Jakarta, Jumat (24/04). Dokter yang menyelesaikan S1 di Universitas Gadjah Mada tahun 2009 ini menyarankan ibu hamil tidak berpuasa pada trimester 1 jika memiliki gejala yang mengkhawatirkan. Gejalanya antara lain, muntah berlebihan lebih dari 3 kali sehari.

Kemudian badan lemas, mata berkunang, nyeri kepala, gemetar. Juga jika ada tanda dehidrasi seperti air kencing kuning pekat, haus, mulut kering, frekuensi kencing kurang dari 6 kali dalam 24 jam. Sementara, pada ibu hamil trimester 2, dan 3 tidak disarankan berpuasa apabila, berat badan ibu cenderung turun selama hamil.

Berat badan janin di bawah garis normal. Gerakan janin kurang dari 10 kali dalam 12 jam, kontraksi teratur, dan ada tanda dehidrasi. "Jika bumil dalam kondisi tersebut, maka kami merekomendasikan supaya tidak berpuasa," ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.