Thu. Sep 24th, 2020

FIFABR

Artikel Kesehatan Olahraga

Cerita WNI Pasca Jalani Observasi di Natuna, Tak Ada Stigma Negatif hingga Senang Kumpul Keluarga

3 min read

Satu di antara mahasiswa Indonesia di Wuhan yang telah mengikuti masa observasi selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau mengungkapkan perasaanya usai dapat kembali ke rumah. Husnia mengungkapkan senang dapat berkumpul kembali dengan keluarga. Ia juga mengaku tidak mendapatkan stigma negatif dari masyarakat setempat usai menjalani obeservasi tersebut.

Sebelumnya, Husnia menceritakan pengalamannya selama menjalani kehidupannya di tempat obesevasi. "Dua pekan diobservasi kami ada kegiatan pagi seperti olahraha, lalu sarapan, konseling dan bermain," jelasnya. Husnia (kiri),WNI yang jalani proses observasi di Natuna(YouTube Kompas tv)

Wanita asal Bekasi ini menuturkan selama disana pihak TNI dan Kemenkes menjaga dirinya dan teman teman WNI lainnya dengan baik. "Di Natuna kami selalu dijaga sama TNI," ujarnya. Sehingga, Husnia mengaku sempat merasa sedih saat harus menyudahi masa observasi tersebut.

Hal ini dikarenakan ia harus berpisah dengan teman teman dan semua pihak yang terlibat dalam proses obeservasi di Natuna. "Kami merasa sudah sangat dekat dengan TNI dan pihak Kemenkes," ujarnya. "Karena kami berjuang besama, sehingga kami merasa sangat sedih untuk saling meninggalkan," jelasnya.

Husnia juga menuturkan satu di antara alasan yang membuatnya berat meninggalkan Natuna adalah keindahan alamnya. "Selain itu, Natuna sangat indah, saya suka berada di sana," imbuhnya. Kendati demikan, Husnia merasa lega karena dapat kembali berkumpul dengan keluarga.

"Alhamdulillah sudah sampai dirumah bertemu dengan keluarga," ungkapnya. Disinggung terkait adakah stigma negatif terkait kepulangannya, Husnia mengaku tidak menerima hal tersebut. "Tidak ada kekhawatiran soal itu," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Husnia juga menyampaikan bahwa tidak merasa membutuhkan observasi ulang saat pulang didaerah asalnya. Mengingat ia dan teman teman lainnya telah dinyatakan dalam keadaan sehat bahkan sebelum pulang ke Indonesia. "Ada beberapa wilayah yang kepala daerahnya memutuskan untuk membuka bebarapa rumahsakit untuk melakukan observasi ulang. Husnia merasa butuh tidak ada observasi ulang?" tanya pembawa acara.

"Menurut saya tidak perlu, karena kami sudah dinyatakan sehat sejak kembali ke Indonesia," tegasnya. "Selain itu kami juga mendapatkan sertifikasi sehat, jadi meurut saya itu tidak perlu," jelasnya. Diberitakan sebelumnya, sebanyak 238WNIpeserta observasi diNatunadipulangkan ke daerahnya masing masing, Sabtu (15/2/2020).

Mereka telah selesai menjalani masa karantina selama 14 hari, sejak tiba dari Wuhan, China, Minggu (3/2/2020), lalu. Para peserta observasi juga telah diterbangkan ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, pada Sabtu kemarin sekira pukul 12:00 WIB. Adapuntiga pesawat udara milik TNI AU yang disiapkan untuk memulangkan paraWNIini, yakni1 pesawat hercules dan 2 pesawat boeing.

Perwakilan Badan Kesehatan dunia atauWorld Health Organization (WHO)menjamin ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang telah diobservasi diNatunaaman darivirus coronaatau Covid 2019. Hal ini disampaikan olehWHORepresentative for Indonesia,Dr Paranietharansaat turut melepas kepulangan paraWNIke daerah tempat tinggalnya masing masing. "Satu hal yang ingin sampaikan ke semua masyrarakat," ujarnya yang dikutip dari YouTube Kompas tv, Minggu (16/2/2020).

"Kami menjamin selama mereka tidak menunjukkan gejala semala 14 hari, mereka aman untuk dipulangkan," imbuhnya. Paranietharan mengingatkan agar masyarakat tidak perlu khawatir dengan kehadiran mereka. Karena para WNI yang telah mengikuti rangakaian proses observasi selama dua pekan di Natuna ini telah melalui prosedur yang ditaati dan dilaksanakan dengan baik.

"Dan ketika mereka pulang ke daerah masing masing mereka baik baik saja dan sehat semuanya," ujarnya. "Tidak perlu cemas terhadap mereka semua," tegasnya. Sebelumnya, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto menyatakan jika sleuruh WNI sudah menjalani observasi dan mereka sudah dinyatakan sehat semua.

Menteri Kesehatan meminta warga tidak khawatir berbaur dengan para WNI itu. Selain itu, Terawan juga mengingatkan agar mereka tetap konsisten untuk menjaga kehehatannya pasca observasi. "Masa observasi kalian telah berakhir. Kalian semua sehat tanpa ada gejala apapun, jadi tetap jaga kesehatan," ujarnya yang dilansir dari

"Karena betapa mahalnya kesehatan itu, terus jangan lupa olahraga," imbuhnya. "Olahraganya yang ringan ringan saja yang penting bisa bergerak," jelasnya. "Makan yang gizi cukup supaya tetap sehat dan terakhir jangan lupa minum jamu," kata Terawan.

Selain itu, Terawan berpesan kepada ratusan WNI ini agar dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat soal virus corona ini. Tidak ketinggalan, Terawan juga mengingatkan agar setelah menjalani observasi ini, mereka dapat menjadi duta kesehatan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.